Hukum (aturan) membaca Al-qur'an
Hukum (aturan) dalam membaca Al-qur'an
Assalamualaikum Wr Wb
Al-qur'an merupakan wahyu allah swt yang diturunkan kepada nabi Muhammad saw. Dan merupakan rujukan pedoman hidup orang islam. Membaca Al-qur'an sangatlah banyak faedah dan orang yang membaca Al-qur'an allah swt akan memberikan pahala yang besar lebih-lebih lagi bulan ramadhan. Akan tetapi dalam membaca Al-qur'an tentu ada aturan-aturannya allah swt akan memberikan pahala kepada orang yang membaca Al-qur'an jika orang tersebut memenuhi syarat dan aturan saat membaca Al-qur'an.
Nah pada artikel kali ini saya akan menjelaskan kepada teman2 mengenai hukum(aturan) dalam membaca Al-qur'an secara global beserta contohnya. Tapi sebelum itu saya mohon kepada teman2 untuk share artikel ini jika teman2 anggap bermanfaat supaya orang orang lain yang belum mengetahui, langsung kita mulai.
Hukum(aturan) membaca Al-qur'an :
1). mad(bacaan) panjang
Dalam membaca Al-qur'an kita harus mengetahui bacaan panjang dan pendek. Bacaan panjang biasanya disebut dengan mad. Macam-macam mad:
a) mad asli
ا
و
ي
ex:إياك نعبد (qs al-fatihah 5)
Pada kata-kata يا di baca panjang
b) mad tabi'in
Mad tabiin yaitu mad yang mengikuti dari mad asli. Mad tabi'in ada banyak disini saya akan menjelaskan sedikit mengenai mad tabi'in.
a) mad a'ridlissukun
Mad yang terjadinya karena di wakaf yang sesuai dengan arti dari namanya yaitu mad yang berarti panjang sedangkan a'ridi yaitu datang dan sukun adalah sukun kalau kita gabungkang: panjang yang datang karena di wakaf.adapun dasar dari mad ini adalah mad asli makanya apabila mad ini tidak diwakafkan akan menjadi hukum bacaan mad asli.
ex:رب العلمين
Kata-kata العلمين dibaca dengan mad a'ridlissukun apabila di wakaf sedangkan apabila tidak di wakaf di baca dengan mad asli.
b) mad wajib muttasil
Mad yang terjadi dari mad asli tetapi sesudahnya terdapat hadiah dalam satu kalimat sesuai dengan namanya yaitu wajib bersambung.
Mungkin cuman itu yang dapat saya jelaskan dimana ada unsur ketidak puasan saya mohon maaf. Dan apabila ada masukan saya mohon kepada teman2 untuk berkomentar. Jangan lupa like dan share jika artikel ini bermanfaat buat kalian dan orang lain dan apabila masih belum paham/mengerti teman2 boleh berkomentar di bawah post nanti akan di bantu. Dan apabila mau request teman2 juga boleh berkomentar.
Terimakasih semoga bermanfaat.......
Assalamualaikum Wr Wb
Al-qur'an merupakan wahyu allah swt yang diturunkan kepada nabi Muhammad saw. Dan merupakan rujukan pedoman hidup orang islam. Membaca Al-qur'an sangatlah banyak faedah dan orang yang membaca Al-qur'an allah swt akan memberikan pahala yang besar lebih-lebih lagi bulan ramadhan. Akan tetapi dalam membaca Al-qur'an tentu ada aturan-aturannya allah swt akan memberikan pahala kepada orang yang membaca Al-qur'an jika orang tersebut memenuhi syarat dan aturan saat membaca Al-qur'an.
Nah pada artikel kali ini saya akan menjelaskan kepada teman2 mengenai hukum(aturan) dalam membaca Al-qur'an secara global beserta contohnya. Tapi sebelum itu saya mohon kepada teman2 untuk share artikel ini jika teman2 anggap bermanfaat supaya orang orang lain yang belum mengetahui, langsung kita mulai.
Hukum(aturan) membaca Al-qur'an :
1). mad(bacaan) panjang
Dalam membaca Al-qur'an kita harus mengetahui bacaan panjang dan pendek. Bacaan panjang biasanya disebut dengan mad. Macam-macam mad:
a) mad asli
ا
و
ي
ex:إياك نعبد (qs al-fatihah 5)
Pada kata-kata يا di baca panjang
b) mad tabi'in
Mad tabiin yaitu mad yang mengikuti dari mad asli. Mad tabi'in ada banyak disini saya akan menjelaskan sedikit mengenai mad tabi'in.
a) mad a'ridlissukun
Mad yang terjadinya karena di wakaf yang sesuai dengan arti dari namanya yaitu mad yang berarti panjang sedangkan a'ridi yaitu datang dan sukun adalah sukun kalau kita gabungkang: panjang yang datang karena di wakaf.adapun dasar dari mad ini adalah mad asli makanya apabila mad ini tidak diwakafkan akan menjadi hukum bacaan mad asli.
ex:رب العلمين
Kata-kata العلمين dibaca dengan mad a'ridlissukun apabila di wakaf sedangkan apabila tidak di wakaf di baca dengan mad asli.
b) mad wajib muttasil
Mad yang terjadi dari mad asli tetapi sesudahnya terdapat hadiah dalam satu kalimat sesuai dengan namanya yaitu wajib bersambung.
Mungkin cuman itu yang dapat saya jelaskan dimana ada unsur ketidak puasan saya mohon maaf. Dan apabila ada masukan saya mohon kepada teman2 untuk berkomentar. Jangan lupa like dan share jika artikel ini bermanfaat buat kalian dan orang lain dan apabila masih belum paham/mengerti teman2 boleh berkomentar di bawah post nanti akan di bantu. Dan apabila mau request teman2 juga boleh berkomentar.
Terimakasih semoga bermanfaat.......
Post a Comment for "Hukum (aturan) membaca Al-qur'an "